memutihkan gigi

Mulut Bau Busuk? Ini Penyebab dan Cara Menghilangkannya!

Pernahkah kamu mencium bau mulut yang tidak segar atau kurang sedap? Mungkin kamu pernah atau sedang merasa memiliki kondisi tersebut. Bau mulut atau halitosis termasuk gangguan rongga mulut yang umum. Tetapi, bila dibiarkan, masalah ini akan mengganggu dan menurunkan kepercayaan diri. Oleh karena itu kamu perlu mengetahui penyebab bau mulut busuk sekaligus cara mengatasinya. 

Bau mulut busuk tidak hanya disebabkan oleh kurangnya menjaga kebersihan gigi. Terdapat beberapa penyebab bau mulut busuk yang dipengaruhi  oleh kebiasan atau kondisi medis tertentu. 

Apa Saja Hal yang Bisa Menyebabkan Mulut Bau Busuk?

  • Kondisi Mulut yang Kering

Kondisi mulut yang kering menjadi menjadi salah satu penyebab bau mulut. Kondisi tersebut sering terjadi ketika kamu sedang tidur lantaran di waktu tersebut terjadi penurunan produksi air liur (saliva). Saat mulut kering, produksi senyawa belerang/volatile sulfur compound (VSC) oleh bakteri tidak dapat dinetralkan dengan baik oleh saliva sehingga muncul kondisi bau mulut.

Selain saat tidur, situasi lain juga bisa membuat kondisi mulut menjadi lebih kering sehingga menimbulkan napas bau tidak sedap, seperti kurang konsumsi air (dehidrasi), konsumsi diuretik seperti kopi dan teh, merokok, konsumsi obat-obatan tertentu seperti antikonvulsan, serta pengobatan radioterapi di sekitar leher dan kepala.

  • Makan Makanan Berbau Kuat

Jangan heran jika bau mulut kamu tidak segar setelah memakan makan beraroma kuat seperti bawang, rempah, dan kopi. Makanan tersebut mengandung senyawa sulfur yang dapat menghambat produksi saliva serta menyebabkan bau mulut semakin tidak sedap.   

  • Pola Makan Rendah Karbohidrat

Pola makan rendah karbohidrat seperti diet ketogenik bisa membuat kondisi mulut kamu menjadi lebih asam dan mengeluarkan bau tidak sedap seperti aseton (bahan yang umum digunakan untuk menghapus cat kuku). Hal ini sering terjadi hingga diberikan istilah “keto breath”.

Saat kekurangan karbohidrat, tubuh akan membakar lemak untuk memperoleh energi yang menghasilkan senyawa keton. Senyawa keton ini yang menyebabkan bau mulut tidak sedap.

  • Bernapas melalui Mulut  

Bernapas lewat mulut mengakibatkan udara masuk tidak terfiltrasi oleh rongga hidung, sehingga udara yang terhirup ke saluran pernapasan tidak lembab.

Pada akhirnya, bakteri, virus, jamur maupun parasit mengendap di area mulut. Jika dibiarkan, mulut akan mengeluarkan napas tidak segar dan bau membusuk.

  • Rokok

Kandungan tembakau yang terdapat di dalam rokok membuat mulut menjadi lebih kering. Selain itu, zat buruk yang tertinggal dan mengendap di mulut akan mengeluarkan aroma tidak sedap.

  • Peradangan atau infeksi pada rongga hidung dan tenggorokan 

Sinusitis adalah peradangan yang terjadi di sekitar dinding rongga sinus akibat infeksi bakteri. Kondisi ini menghasilkan lendir terbentuk  dalam rongga sinus dan tenggorokan sehingga mulut dapat mengeluarkan aroma tak sedap.  

Radang amandel adalah infeksi pada tenggorokan yang menyebabkan terjadinya radang pada tonsil dalam rongga mulut. Kondisi ini membuat mulut mengeluarkan bau tidak sedap. Bau akan semakin busuk jika terdapat sisa-sisa makanan yang menempel pada daerah pembekakan tersebut.

  • Efek Penyakit GERD

Penderita GERD memiliki kondisi dapat menghasilkan zat asam yang lebih banyak dari normal . Zat asam tersebut akan naik ke esofagus sehingga mengakibatkan bau mulut tidak sedap.

  • Penyakit Gigi dan Mulut

Penyakit gigi dan mulut seperti gigi berlubang dan radang gusi dapat menimbulkan bau mulut. Hal ini terjadi karena produksi VCS oleh bakteri yang menginfeksi gigi dan gusi. Gigi berlubang dan radang gusi terjadi karena kuman dan bakteri dari sisa-sisa makanan menempel pada gigi dan gusi dan tidak dibersihkan dengan baik. 

  • Diabetes

Diabetes adalah penyakit kronis di mana tubuh tidak dapat mengontrol level gula darah akibat kurangnya jumlah atau kualitas dari senyawa insulin yang dihasilkan oleh tubuh. Senyawa insulin ini berperan membantu sel menggunakan glukosa dalam darah menjadi energi. Pada kondisi diabetes, sel tidak dapat menggunakan glukosa dalam darah sehingga memicu pembentukan energi dari pemecahan senyawa lemak. Proses tersebut menghasilkan keton yang dikeluarkan melalui paru-paru dalam bentuk napas dan ginjal melalui urin. Hasil keton ini lah yang menjadi penyebab bau mulut.

Penderita diabetes juga lebih rentan terhadap masalah gigi dan mulut karena kandungan glukosa dalam darah yang tinggi meningkatkan risiko peradangan.  

  • Penggunaan Gigi Palsu

Penggunaan gigi palsu yang tidak pas juga menyebabkan terjadinya masalah mulut,salah satunya bau napas tidak sedap. Hal ini dapat terjadi karena gigi palsu tidak dibersihkan dengan baik atau gigi palsu yang longgar dalam rongga mulut. Penggunaan gigi palsu yang longgar dapat menyebabkan makanan terjebak dan mengalami pembusukan di bawah gigi palsu. Kedua hal ini dapat menyebabkan bau mulut.

  • Kondisi Mulut yang Kurang Bersih

Kondisi mulut yang kurang bersih menyebabkan bau mulut karena terdapat kombinasi dari senyawa yang dihasilkan oleh bakteri dan zat lainnya yang tertinggal dalam mulut seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

 

Penyebab bau mulut busuk perlu diketahui agar kamu bisa mengatasinya. Bila bau mulut disertai keluhan fisik lain bisa jadi disebabkan kondisi medis tertentu, sehingga kamu perlu memeriksakan diri ke dokter untuk segera mendapatkan penanganan medis yang tepat. 

Agar masalah mulut bau busuk bisa dihindari, kamu perlu menerapkan kebiasaan baik yang dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Misalnya minum banyak air putih, melakukan flossing gigi, menyikat lidah, hingga berkumur dengan mouthwash.

Jangan lupa menggosok gigi kamu dengan pasta gigi yang mengandung multivitamin dan mineral untuk meminimalisir masalah gigi yang mengganggu keseharianmu. Kandungan tersebut bisa kamu temukan dalam Closeup Multivitamin Complete Fresh Protection.

Pasta gigi berbentuk gel ini memberikan 12 manfaat sekaligus memberikan perlindungan 12 kali lebih baik dibanding pasta gigi biasa. Penggunaan  secara rutin juga akan melindungi gigi kamu dari plak, bakteri, kuman, gigi berlubang, gigi kuning, gigi sensitif, karang gigi, email rapuh, dan bau mulut.

Selain itu, Closeup Multivitamin Complete Fresh Protection dirancang untuk memberikan perlindungan dari penyebab bau mulut tidak sedap hingga 18 jam! Sehingga pasta gigi ini bisa diandalkan untuk memenuhi semua kebutuhan utama perawatan gigi dan mulutmu. 

 

Referensi: 

Bagikan