Ngopi udah jadi bagian dari rutinitas harian banyak orang. Mau itu biar mata melek sebelum mulai aktivitas, nemenin ngerjain tugas, atau sekadar nyantai sore-sore, kopi selalu jadi andalan. Tapi, di balik kenikmatannya, ada satu efek samping yang cukup bikin kesal: gigi kuning karena kopi!
Nah, kalau kamu termasuk pencinta kopi yang ingin tetap pede pas senyum, artikel ini akan membantu kamu terhindar dari gigi kuning akibat kopi. Simak seputar bagaimana efek kopi pada gigi hingga solusi untuk mengatasinya!
Meski warnanya hitam pekat dan menggoda, kopi ternyata punya efek yang gak ramah buat penampilan gigi. Salah satu penyebab utamanya adalah kandungan kafein yang ada dalam kopi.
Kandungan kafein dalam kopi dapat melemahkan enamel gigi, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan atau terlalu sering. Enamel yang terkikis akan bikin lapisan di bawahnya (dentin) makin terlihat, dan dentin ini warnanya cenderung lebih kekuningan.
Gak cuma itu, kopi juga punya kandungan tanin alias asam tanat, yang bisa melekat di gigi dan bikin warnanya jadi makin kusam. Tanin bisa bikin plak lebih mudah terbentuk dan menempel di gigi.
Plak yang tidak segera dibersihkan lama-lama bisa berubah menjadi noda yang sulit dihilangkan. Apalagi kalau kamu jarang menyikat gigi atau malas perawatan, maka kemungkinan gigi kamu jadi kuning makin besar.
Efek terlalu banyak minum kopi pada gigi memang menyebalkan. Kamu bisa kehilangan senyum menawanmu hanya karena kuning. Namun kamu nggak perlu khawatir, ada beberapa cara untuk memutihkan gigi kuning karena kopi:
Langkah pertama yang bisa kamu coba adalah menggunakan pasta gigi pemutih. Tapi jangan asal pilih pasta gigi, pastikan pasta gigi yang kamu pakai mengandung bahan aktif seperti fluoride dan charcoal yang aman untuk enamel gigi tapi tetap efektif dalam memutihkan.
Salah satu yang bisa kamu coba adalah Closeup White Now Purple Stain Color Corrector. Produk ini menggabungkan kekuatan teknologi Purple Color Corrector dengan perlindungan fluoride. Hasilnya? Gigi bisa terlihat lebih cerah bahkan dalam sikatan pertama tanpa harus khawatir enamel rusak.
Micro Brighteners dalam pasta gigi ini efektif mampu menghilangkan kotoran dan noda di permukaan gigi, sementara fluoride bekerja menjaga kekuatan enamel supaya gigi tetap sehat. Jadi, kamu tetap bisa ngopi tanpa takut gigi berubah jadi kuning selama rutin pakai pasta gigi ini secara teratur, dua kali sehari.
Kebiasaan lain yang bisa bantu melawan efek kopi adalah berkumur setelah minum kopi. Obat kumur gak cuma bikin napas lebih segar, tapi juga membantu mengurangi sisa kopi yang menempel di permukaan gigi. Pilihlah obat kumur yang mengandung antibakteri agar sekaligus mencegah plak menumpuk.
Dengan berkumur, kamu bisa mengurangi paparan zat pewarna dari kopi yang bisa nempel lama di gigi. Ini terutama penting kalau kamu gak bisa langsung sikat gigi setelah ngopi. Jadi, meskipun kamu harus meeting seharian atau lagi di luar, berkumur tetap jadi solusi praktis untuk menjaga senyum tetap cerah.
Sudah coba berbagai cara tapi noda kuning di gigi gak juga hilang? Mungkin kini waktunya kamu konsultasi langsung ke dokter gigi. Perawatan profesional seperti scaling atau teeth whitening bisa bantu angkat noda yang membandel dan bikin gigi tampak lebih putih.
Dokter gigi bisa bantu cek kesehatan enamel dan kasih rekomendasi sesuai kondisi mulutmu. Datang ke dokter gigi nggak harus nunggu ada keluhan dulu. Rutin cek tiap setengah tahun bisa bantu deteksi masalah sebelum makin parah!
Buat menghindari dampak kebanyakan minum kopi sehingga menyebabkan gigi kuning, ikuti tips-tips ini:
Siapa sangka, kebiasaan minum kopi dengan sedotan bisa jadi cara simpel buat mengurangi noda kuning di gigi. Sedotan membantu mengarahkan cairan langsung ke tenggorokan, jadi kontak antara kopi dan gigi bisa diminimalkan.
Cara ini bikin zat tanin dan warna dari kopi gak terlalu banyak nempel atau menempel lama di permukaan gigi. Kalau kamu minum kopi dingin atau es kopi susu, cara ini gampang banget diterapin. Untuk kopi panas, kamu bisa pakai sedotan stainless yang tahan panas dan ramah lingkungan.
Tambahan gula dan krimer emang bikin rasa kopi jadi lebih nikmat, tapi sayangnya justru memperparah efek buruk pada gigi. Gula bisa mempercepat pembentukan plak, sedangkan krimer bisa ninggalin lapisan di gigi yang makin bikin noda gampang nempel.
Kalau kamu pengin tetap bisa minum kopi tanpa khawatir gigi makin kusam, coba kurangi kadar gula dan krimer dalam kopi harianmu. Kamu bisa ganti dengan susu rendah gula atau belajar menikmati kopi hitam secara perlahan. Dengan melakukan ini, kamu gak cuma jadi lebih sehat, tapi juga bisa menjaga agar warna gigi gak berubah.
Kalau habis ngopi, langsung saja minum air putih! Cara sederhana ini bisa bantu bersihkan sisa kopi dari gigi dan mulut. Apalagi kalau belum sempat sikat gigi atau pakai mouthwash.
Air putih juga bisa bantu menurunkan kadar asam dari kopi yang bisa bikin enamel gigi terkikis lebih cepat. Jadi, jangan anggap remeh segelas air putih setelah menikmati secangkir kopi favoritmu.
Sebenarnya ada manfaat kopi untuk gigi berlubang, yakni kandungan antioksidan dan trigonelline di dalamnya bisa menghilangkan bakteri yang merusak gigi. Namun, apabila kopi sudah mempengaruhi warna gigi, itu juga berpotensi mengubah warna gigi dan membawa beberapa masalah lain.
Nah, pastikan kamu mengikuti cara merawat gigi di atas supaya gigi gak menguning walaupun sering ngopi. Setelah tau tipsnya, kini saatnya atasi gigi kuning karena kopi yang dialami dengan pasta gigi Closeup White Now Purple Stain Color Corrector yang terbukti secara klinis mampu mencerahkan gigi kuning secara cepat dan instan.
Dengan begitu, kamu gak perlu lagi risau soal gigi kuning karena keseringan minum kopi.