Seiring waktu, warna gigi bisa memudar dan tampak kuning. Tentu hal ini jadi keresahan karena dapat mengganggu penampilan dan rasa pede. Tapi tenang dulu, karena ada banyak cara untuk mengembalikan senyum cerahmu. Salah satunya adalah dengan stain remover gigi. Nah, apa itu stain removal gigi?
Perubahan warna gigi dapat terjadi karena berbagai alasan. Kebersihan mulut yang buruk, penyakit tertentu seperti diabetes, dan penipisan enamel akibat bertambahnya usia menjadi penyebab utama. Faktor eksternal seperti konsumsi teh, kopi, hingga kebiasaan merokok juga berperan besar dalam menimbulkan noda pada gigi.
Jika noda pada permukaan gigi sulit dibersihkan dengan sikat gigi biasa, mungkin kamu perlu melakukan prosedur stain removal. Prosedur ini membantu mengatasi noda yang membandel agar gigi kembali terlihat bersih dan cerah.
Proses stain removal gigi adalah proses membersihkan noda pada gigi yang disebabkan oleh kebiasaan merokok maupun efek dari makanan dan minuman. Proses ini dilakukan dengan sistem jet yang memadukan air, udara, dan sodium bikarbonat untuk menghilangkan plak dan noda permukaan secara lembut.
Tekanan air dan udara digunakan untuk menghilangkan plak, sedangkan sodium bikarbonat bertindak sebagai abrasif alami untuk mengangkat noda di permukaan gigi.
Sodium bikarbonat sendiri memiliki berbagai keunggulan dalam perawatan gigi:
Metode stain remover gigi ini merupakan pilihan yang aman dan hemat. Selain hasilnya langsung terlihat, stain remover gigi juga memberikan sensasi bersih dan segar setelah perawatan.
Namun, meski stain removal gigi termasuk efektif membersihkan noda dan plak secara lembut, prosedur ini bisa menimbulkan efek samping ringan dan sementara. Beberapa pasien mungkin merasakan sensitivitas atau iritasi ringan pada gusi segera setelah perawatan, namun gejala ini biasanya mereda dengan cepat.
Senyum yang indah berawal dari gigi yang bersih. Untuk itu, penting memahami bagaimana noda atau stain pada gigi bisa terbentuk dan menjaga kondisi gigi agar tetap bebas dari perubahan warna yang tidak diinginkan.
Supaya gigi tetap putih dan senyum tetap menawan, perhatikan tips pencegahan stain gigi berikut.
Menyikat gigi secara rutin adalah langkah sederhana namun efektif untuk menghilangkan noda pada gigi. Gerakan sikat yang tepat dapat mengangkat sisa makanan, plak, dan partikel yang menjadi penyebab utama timbulnya stain.
Pastikan kamu menggunakan pasta gigi whitening yang aman untuk enamel seperti Closeup White Now Purple Stain Color Correction yang disertai dengan teknologi Purple Color Corrector yang efektif memutihkan gigi dan menjaga kebersihan gigi dari noda. Pasta gigi ini juga bisa membuat gigi jadi putih dalam sikatan pertama lho!
Dengan menggunakan toothpaste stain remover yang tepat, menyikat gigi jadi lebih efektif dalam mencegah penumpukan noda baru sehingga gigi tetap terlihat bersih dan cerah.
Flossing secara rutin membantu membersihkan sela-sela gigi yang sulit dijangkau sikat gigi, tempat plak dan sisa makanan sering menumpuk. Plak yang menumpuk dapat berubah menjadi noda yang membuat gigi tampak kusam.
Dengan rajin flossing, kamu bisa mengangkat kotoran yang berpotensi menyebabkan stain, sekaligus menjaga kesehatan gusi. Kebiasaan ini, jika dilakukan bersama dengan menyikat gigi, akan membuat gigi tampak lebih bersih, cerah, dan bebas dari noda.
Rutinitas berkumur setelah menyikat gigi bukan hanya membuat napas lebih segar, tapi juga membantu mencegah noda menempel di gigi. Kandungan antibakteri pada obat kumur bekerja mengurangi plak yang menjadi penyebab gigi kusam, sekaligus membersihkan area yang sulit dijangkau sikat gigi.
Scaling gigi setiap enam bulan sekali sangat penting untuk menjaga kebersihan mulut dan mencegah noda menempel pada gigi. Prosedur ini dapat menghilangkan karang gigi dan plak yang tidak bisa dibersihkan hanya dengan menyikat gigi atau flossing di rumah.
Karang gigi yang menumpuk sering kali menjadi penyebab utama gigi tampak kusam dan berubah warna. Dengan rutin melakukan scaling, gigi akan tetap bersih, tampak lebih cerah, dan kesehatan gusi pun terjaga.
Lalu, seberapa sering kamu perlu datang ke dokter gigi buat menghilangkan noda atau melakukan stain removal gigi? Nah, itu tergantung kondisi gigimu.
Kunjungan rutin ke dokter gigi, baik untuk melakukan pemeriksaan secara umum ataupun perawatan gigi lainnya, penting banget buat jaga kesehatan gigi secara keseluruhan. Usahakan minimal 6 bulan sekali ke dokter gigi, ya!
Artikel telah ditinjau secara medis oleh drg. Nanditha Puspadewi.