Untuk membangun percakapan yang mengalir dan mendalam dengan gebetan, fokuslah pada penggunaan pertanyaan terbuka. Pertanyaan tertutup yang hanya bisa dijawab 'ya' atau 'tidak' cenderung menghentikan alur obrolan. Sebaliknya, pertanyaan terbuka mendorong gebetan untuk berbagi cerita, detail, dan sudut pandang mereka secara lebih luas.
Sebagai contoh, daripada bertanya, 'Apakah kamu suka film?', coba tanyakan, 'Film apa yang paling berkesan bagimu belakangan ini dan mengapa?' Pendekatan ini menunjukkan bahwa Anda benar-benar tertarik pada pemikiran dan perasaan mereka, memberikan kesempatan bagi gebetan untuk bercerita lebih banyak dan merasa dihargai.