Tips public speaking

5 Hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menjalani hubungan cinta beda status sosial

Masih ingat ga kisah Putri Mako yang merupakan keturunan kerajaan Jepang? Doi rela melepas statusnya demi menikahi pria idaman hati yang merupakan warga biasa. Perlawanan keluarga kerajaan dan publik bertubi-tubi menghampiri pasangan ini. Meskipun endingnya bahagia di pelaminan, bayangin kalau hal ini terjadi padamu. Kira-kira sanggup ga menjalani cinta beda kasta? Perbedaan status sosial yang terlalu mencolok biasanya menyisakan banyak sekali ujian dan tantangan bagi yang menjalani. Semakin besar perbedaan status sosial, maka sudah pasti hubungan semakin rempong.

Lalu apakah kalian harus auto menyerah gara-gara perbedaan status sosial? Buat kamu yang masih berjuang meraih kesuksesan materi atau status sosial, jangan langsung minder atau ga pede. Sebaiknya deh jajaki 5 hal berikut untuk membuat keputusan.

1. Berjuang Bareng, Yuk Bisa Yuk!

Mau berbeda apapun termasuk perbedaan status sosial, semua harus diawali dari kekompakan antara pasangan dulu. Dalam perjuangan apapun, teamwork itu penting! Jika kondisi internal kamu dan pasangan sudah solid, semua akan terasa lebih mudah dijalani. Lalu gimana tuh biar bisa kuat berjuang bareng mengatasi perbedaan status sosial? Cobain dulu deh yang berikut ini:

- Buat rencana bareng, terutama untuk mengatasi jarak status sosial.

- Menghindari saling menyalahkan.

- Belajar komunikasi lebih baik lagi

- Selalu memberikan yang 100% ke masing-masing

- Terus saling membantu pasangan secara timbal balik.

2. Bisa Saling Memotivasi

Perbedaan status sosial rentan membuat salah satu pihak merasa minder dan tidak nyaman. Jika pria memiliki status sosial lebih rendah, pasti dia cenderung merasa tidak pede dan menutup diri. Begitu juga saat harus bersosialisasi dengan pergaulan pasangan yang lebih tinggi status sosial, ini akan jadi sebuah masa yang sulit dalam hubungan cinta beda kasta. Otomatis, yang di posisi lebih diunggulkan harus nih mencoba lebih sering membujuk atau membesarkan hati pasangan. Ini bisa jadi tugas yang melelahkan, apalagi ujung-ujungnya

perselisihan kalian bakal tertumpu lagi ke perbedaan status sosial atau materi. Ada baiknya pasangan yang menjalani hubungan demikian tetap bisa saling menyemangati dan memotivasi. Tidak semua hal hanya berkaitan dengan status sosial atau finansial belaka, jadi jangan terlalu fokus hanya pada hal itu saja.

Prinsipnya, pasangan harus bisa saling mengayomi dan mendukung satu sama lain. Apalagi nih, riset membuktikan kalau motivasi dari pasangan asmara sangat ampuh untuk membantu pencapaian karir, sekolah, pergaulan dan juga perbaikan fisik/kesehatan. Biar win-win, tetap jaga dukungan antara satu sama lain.

3. Tunjukkan Kalau Diri Kita Layak Diperjuangkan

Menjalani hubungan cinta beda kasta tidak harus melulu bikin stres. Banyak kaum wanita yang malah lebih menyukai berpacaran dengan pria yang sederhana dan apa adanya, karena lebih memberi kebebasan untuk jadi diri sendiri. Jadi sebenarnya nih, bagi cowok yang status sosial atau kondisi finansial lebih rendah, tidak perlu langsung melulu minder dan ga percaya diri.

Kuncinya adalah tetap berpikir rasional, tidak gampang ga nyaman dan jadilah dirimu apa adanya. Ini justru akan semakin membuka mata pasangan bahwa kamu adalah orang yang tepat untuk dijadikan pilihan. Ga perlu juga mati-matian menutupi kekurangan, tetap saja lepas dan terus terang. Di sisi lain, kamu juga harus berusaha supaya bisa lebih maju tetapi dengan cara-cara yang tepat. Bagaimanapun juga, setiap orang ada kelebihan masing-masing kok. Baik cowo atau cewe, buktikan kalau kamu layak diperjuangkan terlepas dari apapun status sosialmu.

4. Yakinkan Keluarga dan Orang Tua

Setelah memberesi kekompakan dari hubungan kalian secara internal, saatnya maju ke tantangan selanjutnya. Perbedaan status sosial sering jadi salah satu hal yang ditentang oleh orang tua dan keluarga, terutama dari pihak yang status sosial lebih tinggi. Ini wajar karena keluarga pasti menginginkan yang terbaik bagi anak-anaknya.

Untuk mendapatkan restu keluarga dan orang tua, sering kali ini bukan masalah instan aliasbutuh waktu dan perjuangan. Yang pasti, kalian harus bersabar dan tidak ngotot. Sebaiknya justru tunjukkan kalau kamu bisa berpikiran terbuka dan dewasa, paham atas kekhawatiran orang tua dan membuktikan kalau cinta beda kasta itu hal yang sudah tidak valid di zaman now. Perlahan tapi pasti, niscaya hubungan kalian direstui sepanjang memang membahagiakan dan membuatmu jadi pribadi yang lebih baik.

 

5. Mampu Menahan Emosi karena Banyak yang Memandang Sebelah

Mata Jika menjalani kisah asmara dengan perbedaan status sosial, kalian harus siap menghadapi banyak komentar miring hingga hujatan yang berseliweran. Yang cukup diingat nih : opini berbeda dengan fakta.

Setiap orang bebas mengutarakan opini, tapi itu tidak langsung jadi fakta yang menggambarkan hubunganmu dengan pasangan. Faktanya memang ada perbedaan status sosial, tapi opini seperti “pansos” atau “matre” itu semua tidak harus jadi definisi faktual atas hubunganmu.

Sebaiknya menyikapi komen miring atau pandangan orang lain secara santai saja. Toh yangmenjalani hubungan adalah kamu dan pasangan. Ibara bagian komen, diskip aja deh!Yang namanya hubungan asmara, ada aja emang gregetnya. Jika kamu sedang menjalani hubungan cinta dengan perbedaan status sosial, jangan terlalu dibawa stress. Praktekkan saja tips diatas bareng pasangan biar ga ada lagi istilah cinta beda kasta di zamansekarang. Semoga bermanfaat dan semoga kalian langgeng terus ya. Pastikan juga untukgunakan Closeup Ever Fresh yang memberikan napas segar dan membuat kamu makin percaya diri untuk lebih dekat dengan pasangan kamu!

 

Reference:

● https://www.idntimes.com/life/relationship/tyas-aprilia-suwito/jika-cintamu-berbeda-kasta-14haribercerita-c1c2/5

● https://www.genpi.co/gaya-hidup/68187/4-hal-yang-harus-kamu-tahu-sebelum-menikah-beda-status-sosial?page=2

● https://www.fimela.com/lifestyle/read/3767874/status-sosial-kita-beda-itukah-alasanmu-menikahi-wanita-lain

Bagikan